Loading…

READY TO ROCK?

Click the button below to start exploring our website and learn more about our awesome church
Start exploring

POTENSI ROHANI

Ringkasan khotbah Ps. Yosia Yusuf. Minggu, 22 Juli 2018.

 

Tanpa kita tahu, sebenarnya Tuhan mengadopsi kita menjadi anak-anak-Nya. Ketika kita menjadi anak Tuhan, secara otomatis kita menjadi keluarga-Nya dan pada saat itu, kita akan mulai merasa nyaman dengan apa yang Bapa berikan kepada kita. Tidak berhenti sampai di rasa nyaman, tetapi kita harus tahu tentang keluarga baru kita, siapa yang menjadi Bapa kita dan apa yang Dia punya. Apa pentingnya kita tahu tentang Bapa? Apa pentingnya disebut anak Tuhan? Mungkin waktu kecil, kita tidak begitu peduli dengan apa yang sudah Tuhan sediakan bagi kita, tetapi pada saat dewasa kita akan mengerti bahwa semua yang Tuhan punya akan menjadi bagian kita sebagai anak-Nya.

Dalam ayat ini, Paulus berdoa kepada Tuhan agar jemaat Efesus dapat tahu apa yang menjadi kekuatan mereka di dalam Yesus, karena selama ini mereka tidak menemukannya.

Efesus 1:15-18 TB  15Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, 16aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, 17dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. 18Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Jadi Paulus menulis ayat ini dengan harapan kepada Tuhan agar jemaat Efesus mengenal Tuhan. Yang perlu kita sadari adalah bahwa ada perbedaan antara ‘mengetahui banyak tentang Tuhan’ dan ‘mengenal Tuhan’. Kalau kita mengenal dan mengalami Tuhan, tidak peduli harga berapapun yang harus kita bayar, kita pasti rela untuk membayarnya. Kita rela untuk menukar semua yang kita miliki dengan pengenalan akan Tuhan. Namun pengenalan akan Tuhan tidak akan terjadi apabila tidak ada Roh Kudus di dalam kita, karena pengenalan akan Tuhan bisa kita dapat hanya dengan membangun hubungan dengan-Nya.

 

Ada tiga hal yang gereja miliki di dalam Yesus:

  1. Kita memiliki pengharapan dalam panggilan Tuhan.

Efesus 1:18 TB Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya:

Ada dua penggunaan kata harapan yang berbeda pada Perjanjian lama dan baru. Pada perjanjian lama, kita menggunakan kata harapan untuk sesuatu yang kita inginkan tetapi belum pasti terjadi. Tetapi pada perjanjian baru, harapan adalah sesuatu yang belum terjadi tetapi kita sudah yakin bahwa itu pasti akan terjadi.

 

  1. Kita memiliki kekayaan dan kemuliaan Tuhan.

Efesus 1:18b TB …: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Jika kita lebih menaruh perhatian pada apa yang Tuhan katakan kepada kita, maka apapun yang orang lain katakan tidak dapat mengubah pribadi kita. Sering kali kita melihat kekurangan yang ada pada diri kita, tetapi syukur kepada Allah sebab ada Roh kudus yang selalu mengingatkan kita bahwa Tuhan sangat menginginkan kita lebih dari apapun yang ada di dunia.

 

  1. Kita memiliki kehebatan kuasa Tuhan.

Ephesians 1:19 KJV And what is the exceeding greatness of his power to us-ward who believe, according to the working of his mighty power,

Dalam bahasa asli diterjemahkan “…Hyper mega dynamite…”. “Hyper mega dynamite” adalah hebatnya kuasa Tuhan yang ada dan bekerja di dalam kita. Kuasa Tuhan itu tidak terbatas dan tidak terbendung sehingga kuasa-Nya menjadi sangat hebat di dalam kita.

Di dalam Hyper Mega Dynamite terdapat tiga kuasa:

 

  • Kuasa kebangkitan

Efesus 1:19-20 TB 19dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, 20yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga.

Yesus telah mati dan bangkit untuk membuktikan bahwa Dia mempunyai kuasa untuk menaklukan semua yang ada di bumi. Kuasa kebangkitan-Nya tidak dapat dihalangi oleh apapun, dan kuasa tersebut ada di dalam kita.

  • Kuasa yang bertakhta

Efesus 1:20-21 TB yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.

Kuasa Yesus bukan hanya kuasa kebangkitan tetapi kuasa yang dapat membuat Dia duduk kembali di sebelah kanan Allah. Artinya, tidak ada otoritas, kerajaan, pemerintahan atau apapun yang lebih tinggi dari Kuasa Kristus. Karena Cuma Yesus yang dapat berkuasa dan memerintah diatas segala-galanya. Tuhan yang bertakhta dan Dia yang akan tetap pegang kendali dalam hidup kita selamanya.

  • Kuasa yang diwujudkan

Efesus 1:22-23 TB 22Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. 23Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

Tuhan yang begitu mulia dan hebat yang berkuasa atas segala makhluk yang ada di bumi lebih memilih untuk menyatukan diri-Nya dengan gereja.

 

Beberapa hal yang harus terjadi apabila Hyper Mega Dynamite ada di dalam kita:

–      Dosa tidak lagi berkuasa atas kita. Di dalam orang percaya ada kuasa kebangkitan Yesus yang telah mangalahkan segalanya termasuk maut.

  • Kebebasan dari kekhawatiran. Apabila Yesus bertakhta di atas segala nama yang ada artinya tidak ada kecelakaan di dalam Tuhan. Segala sesuatu terjadi ada dalam kontrol Tuhan. Kita tidak perlu khawatir tentang hidup kita karena Tuhan yang pegang kendali atas hidup kita.
  • Kita adalah gambaran kemuliaan Yesus. Tuhan ingin melihat semua bangsa datang menyembah Dia, dan cara yang Tuhan lakukan adalah dengan memilih kita. Dunia akan melihat Tuhan lewat gereja dan hidup kita. Tuhan tahu bahwa kita tidak sempurna dan cacat, tetapi Dia tetap memilih untuk mau mati bagi kita.

 

Apabila kita percaya bahwa Yesus mati untuk gereja, maka kita sebagai tubuh Kristus harus memberikan usaha, waktu dan komitmen terbaik kita untuk membangun gereja. Tidak ada lagi waktu untuk merenung kelemahan kita, tetapi sekarang adalah waktu untuk kita menghidupi kuasa Tuhan yang ada di dalam kita. Amin.

Leave a Reply